09/08/2020 – God Sets David Apart

Bahan Alkitab: 1 Samuel 8; 16:1-13

Tanggal: 09/08/2020

Ringkasan:

Bangsa Israel menginginkan seorang raja memimpin mereka seperti bangsa-bangsa lain. Tuhan memberikan seorang raja kepada bangsa Israel – Saul. Awalnya Saul menjadi raja yang baik tapi lama kelamaan Saul tidak taat kepada Tuhan dan Tuhan memilih seorang raja yang lain.

Tuhan berfirman kepada Samuel untuk pergi kepada Isai di Bethlehem. Tuhan sudah memilih salah satu anak Isai menjadi raja menggantikan Saul. Ketika satu per satu anak Isai masuk dan Samuel melihat Eliab, dia pikir “Inilah yang dipilih Tuhan menjadi raja.”Tapi Tuhan berfirman “Jangan lihat tubuhnya yang tinggi, besar karena bukan dialah yang Aku pilih. Manusia melihat yang kelihatan tapi Tuhan melihat hati.”

Tuhan memilih Daud yang paling kecil menjadi raja. Samuel mengurapi Daud dan sejak itu Roh Tuhan menyertai Daud. Samuel kembali ke rumahnya dan Daud kembali menjadi gembala menjaga domba karena belum waktunya dia menjadi raja. Saat Daud sendirian menjaga domba dia tahu Tuhan selalu bersamanya.

Lesson focus :
1. God is Always With Us
When you are alone, sometimes you may be scared but remember that God is with you. You can’t see God with your eyes, but you can speak to God in prayer. God take care of you can help you.
2. God Look At Heart
When God looked at David and his brothers’ heart God was happy with David because He saw a boy who loves Him, who trust Him and obey Him.
Now, when God look at our heart, what will He see? What would God like to find in our heart? God want to see a heart that love Him more than anything else. A heart that trust and obey Him. Let’s pray may God give us faith to have a heart that is pleasing Him.

Ayat Hafalan:

Isaiah 41 : 10b
I am your God. I will strengthen you and help you.

Guru:Fifi

02/08/2020 – God Chooses Samuel

Bahan Alkitab: 1 Samuel 1-3

Tanggal: 02/08/2020

Ringkasan:

Samuel adalah seorang nabi yang dipakai Tuhan dengan luar biasa. Tuhan pakai nabi untuk menyampaikan firmanNya kepada bangsa Israel. Hari ini kita mau belajar dari hidup Samuel saat ia masih kanak-kanak.

Papa Samuel bernama Elkana. Mama Samuel bernama Hana. Elkana dan Hana telah lama menikah namun tidak mempunyai anak. Suatu kali Elkana dan Hana pergi ke Bait Suci di Silo untuk memberikan persembahan. Disana Hana berdoa sambil menangis “Tuhan lihatlah kesedihanku, mohon Tuhan memberikan saya seorang anak laki-laki dan saya akan memberikan anak laki-laki saya untuk melayaniMu seumur hidupnya.”

Tuhan menjawab doa Hana. Setahun kemudian, Hana hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Samuel. Hana tahu bahwa Samuel adalah pemberian Tuhan. Tuhan yang mendengar dan menjawab doanya. Tuhan tidak hanya jawab doa Hana dengan memberikan dia seorang anak tapi Tuhan juga punya rencana yang besar untuk Samuel.

Setelah Samuel sudah agak besar, Hana menepati janjinya kepada Tuhan. Hana membawa Samuel ke Bait Suci untuk tinggal melayani Tuhan di bawah pengasuhan imam Eli. Anak-anak imam Eli hidup jahat, tidak takut kepada Tuhan tapi Tuhan pelihara Samuel. Tuhan beri iman dan hati yang percaya dan taat kepada Tuhan.

Suatu malam, Samuel mendengar Tuhan memanggil namanya “Samuel… Samuel..” Samuel pikir imam Eli yang panggil dia tapi bukan. Tiga kali Samuel cari imam Eli dan bertanya “Bapa Eli apakah bapa panggil saya?” Pada kali ketiga, imam Eli sadar bahwa yang panggil Samuel adalah Tuhan maka imam Eli memberitahu Samuel jika Tuhan panggil kamu, kamu harus jawab “Berbicaralah Tuhan, sebab hambaMu mendengar” Tuhan panggil Samuel untuk keempat kalinya, Samuel menjawab dan Tuhan berfirman apa yang akan Tuhan lakukan di masa depan. Tuhan akan menghukum keluarga imam Eli karena dosa anak-anak Eli.

Keesokan harinya, imam Eli bertanya kepada Samuel apa yang dikatakan Tuhan kemarin malam? Dengan sedih, Samuel memberitahukan kepada imam Eli semuanya. Dari kecil Samuel belajar untuk jujur menyampaikan Firman Tuhan. Samuel makin besar dan Tuhan terus menyertainya dan menaruh firman dalam mulut Samuel.

Children, today we learn from Samuel. How Samuel heard God’s calling and he trust and obey. Of course you do not hear God’s voice calling your name now. But when you listen to your mommy or daddy reading Bible to you, remember that you are listening to God. God speaks to us through Bible. When we read Bible or listen to Bible story, we must listen carefully like Samuel who listen and obey.
Is it easy to obey God? No. It’s not easy, because we are all sinners. Only God can help us to trust and obey Him. We need to pray everyday “God give me a soft heart, a heart that want to listen and obey. Give me power to do what You say.”

Ayat Hafalan:

1 Samuel 3:19a
The LORD was with Samuel as he grew up.

Guru: Fifi

26/07/2020 – GOD Preserves Jacob Family

Bahan Alkitab: Gen 42 – 50

Tanggal: 26/07/2020

Kategori: sm-sore-nursery

Ringkasan:

7 tahun kelimpahan pun berlalu dan datanglah tahun2 kekurangan.
Namun di Mesir ada cukup makanan karena Yusuf berdasar mimpi Firaun, sudah menyiapkan untuk masa kekurangan ini.
Yakub mendengar bahwa di Mesir ada makanan maka Yakub menyuruh anak2nya untuk pergi membeli makanan di Mesir.
Saudara2 Yusuf kecuali Benyamin pergi dan bertemu Yusuf tapi mereka tidak mengenali Yusuf.
Yusuf mencari tahu keadaan ayahnya Yakub dan saudaranya Benyamin dan dengan akalnya dia berhasil bertemu Benyamin dan menguji kakak2nya.
Kakak2nya sekarang tidak lagi merekakan yang jahat bahkan mereka mulai memperhatikan satu sama lain.
Pada akhirnya Yusuf membuka identitasnya dan meminta kakak2nya menjemput Yakub untuk tinggal bersama di Gosyen, Mesir.
Yakub meninggal dan dikuburkan di Kanaan lalu Yusuf mendekati ajalnya pun berpesan agar tulang belulangnya dibawa ke Kanaan pada saatnya Tuhan membawa bangsa Israel (keluarga Yakub) kembali ke tanah perjanjian.
Yusuf tidak mendendam pada kakaknya karena Yusuf tahu bahwa Tuhan lah yang berkuasa dan berdaulat.
Kakak2nya mereka2kan yang jahat pada Yusuf tapi Tuhan lah yang mengirimkan Yusuf lebih dahulu ke Mesir sebagai bagian dari pemeliharaan Tuhan kepada keluarga Yakub, yang mana Juru Selamat akan lahir daripadanya.

Terkadang dalam hidup kita terjadi hal yang tidak kita mengerti, namun yakin dan percayalah bahwa Tuhan yang menyayangi kita itu berdaulat dan berkuasa, semua itu bagaikan potongan puzzle yang pada akhirnya akna terlihat gambar indahnya.

Tuhan selalu bersama kita dan mengasihi kita.
Rencananya indah dan selalu yang terbaik buat kita karena itu tetaplah berpegang dan percaya padaNya apapun yang terjadi.

Ayat Hafalan:

Gen 50:20b
GOD meant it for good…to save many people

Bahan Tambahan:

Sent via Document Studio.

19/07/2020 – GOD Is With Joseph

Bahan Alkitab:

Kejadian 37, 39-41

Tanggal: 19/07/2020

Kategori: sm-sore-nursery

Ringkasan:

Yakub memiliki 12 putra dan Yusuf putra ke 11 nya adalah putra kesayangannya karena ia adalah anak pertama dari Rahel yang dicintai Yakub.
Kecintaan Yakub pada Yusuf mengundang cemburu dari kakak kakaknya.
Yusuf bermimpi tentang ikatan gandum saudaranya yang menyembah pada ikatan gandum miliknya lalu dia bermimpi juga tentang matahari, bulan dan 11 bintang yang menyembah kepadanya.
Mimpi ini membuat kakak kakak nya makin membencinya.
Kebencian kakaknya akhirnya membuat para kakaknya menjual Yusuf sebagai budak di Mesir dan mereka berbohong kepada Yakub bahwa Yusuf sudah diterkam binatang.
Sebagai budak, Yusuf bekerja giat dan membuat tuannya, Potifar, percaya kepadanya.
Sayangnya, karena menolak ajakan istri Potifar untuk berbuat dosa, Yusuf dijebloskan ke penjara.
Di penjara pun kepala penjara memercayai Yusuf dan di penjara inilah Yusuf bertemu dan menjelaskan arti mimpi dari juru makan dan juru minum Firaun.
Tuhan juga memakai Yusuf untuk menjelaskan arti mimpi Firaun.
Tuhan memakai mimpi untuk memperingatkan Firaun tentang 7 tahun kelimpahan yang akan diikuti dengan 7 tahun kelaparan.
Yusuf lalu dipercaya Firaun untuk mempersiapkan masa 7 tahun kelaparan yang akan datang.
Yusuf sebagai pejabat tinggi di Mesir lalu menikah dan dikaruniai 2 putra.

Yusuf selalu takut pada Tuhan dan tidak takut menghadapi kesulitan hidupnya karena ia tahu dan percaya bahwa TUHAN selalu menyertai dia. Tuhan lah yang memegang hidupnya. Semua dari kita juga harus percaya dan tidak perlu takut atau kuatir karena Tuhan selalu menyertai kita.

Ayat Hafalan:

Gen 28:15a:
GOD said, I am with you and will watch over you wherever you go

Bahan Tambahan:

Sent via Document Studio.

12/07/2020 – God Speaks to Jacob

Bahan Alkitab: Kejadian 28:10-22

Tanggal: 12/07/2020

Kategori: sm-sore-nursery

Ringkasan:

1. Tuhan yang berjanji adalah Tuhan yang hidup, walapun Abraham sudah mati, namun Tuhan masih melanjutkan janjinya kepada keturunannya. Dalam pelajaran ini kepada Yakub.

2. Tuhan berfirman mengulangi janjiNya kepada Yakub lewat mimpi, yaitu:
A. Keturunan Yakub akan menjadi banyak seperti debu, dan melalui keturunannya akan menjadi berkat untuk semua umat di bumi.
B. Tuhan tetap akan menyertai dan melindungi Yakub beserta keturunannya.
C. Tuhan tidak akan meninggalkan mereka. Tuhan akan menggenapi apa yang sudah dijanjikanNya.

3. Mimpi Yakub menunjuk kepada Kristus yang akan datang dari sorga ke dalam dunia melalui keturunan Abraham, Ishak dan Yakub. Dialah yang akan menjadi tangga (pengantara) yang bisa membawa manusia yang percaya kepada Allah di sorga.

4. Kita belajar dari respon Yakub setelah mendapatkan covenant dari Tuhan. Dia merasa tidak layak, karena itu Yakub bersyukur, beribadah, taat dan memberikan persembahan.

Ayat Hafalan:

(God said) I am with you and will watch over you wherever you go (Genesis 28:15a)

Bahan Tambahan:

Sent via Document Studio.

05/07/2020 – God Tests Abraham’s Faith

Bahan Alkitab: Kejadian 22:1-19

Tanggal: 05/07/2020

Kategori: sm-sore-nursery

Ringkasan:

1. Membukakan pengertian kepada anak-anak bahwa dalam mengikut dan memegang janji Tuhan, akan ada banyak ujian-ujian yang harus dihadapi.
2. Kita belajar dari Abraham yang taat kepada perintah Tuhan. Abraham berhasil melewati ujian untuk mempersembahkan Ishak, anak yang dikasihnya dan dinantikannya begitu lama karena pertolongan Tuhan. Hal itu menyadarkan kita untuk terus bergantung kepada Tuhan, karena hanya dengan pertolonganNyalah kita dimampukan untuk menghadapi ujian-ujian dalam hidup kita yang akan datang terus menerus sampai kita dipanggil Tuhan.
3. Kita juga belajar dari Abraham yang terus percaya kepada Tuhan yang berjanji adalah Tuhan yang menepatinya.
4. Sebagaimana Tuhan menyediakan domba untuk menggantikan Ishak yang seharusnya dikorbankan, demikianlah kita bersyukur karena Kristus sudah mati di atas kayu salib untuk menggantikan kita yang seharusnya mati karena dosa.

Ayat Hafalan:

By faith Abraham obeyed (Hebrew 11:8A)

Bahan Tambahan:

Sent via Document Studio.

28/06/2020 – God sends Isaac

Bahan Alkitab: Genesis 18:1-15, 21:1-7

Tanggal: 28/06/2020

Kategori: sm-sore-nursery

Ringkasan:

God sends Isaac.

Minggu lalu kita belajar dari Bapak Abraham. Dia dipanggil keluar dari Ur-Kasdim ke suatu tempat yang Tuhan tidak beritahu kemana. Tapi Abraham taat (Abraham obeyed God). Kita juga ingat dia juga memberi janjiNya kepada Abraham. Yaitu keturunan Abraham akan banyak sekali seperti bintang di langit. Tapi ingat minggu lalu teacher cerita meskipun Tuhan berjanji Abraham akan punya banyak anak, tapi ketika itu Abraham belum punya satu pun anak. Dia dan istrinya Sarah sudah tua, tidak bisa lagi melahirkan. Wah kalau begitu bgaimana Tuhan menepati janjiNya? Kita mau belajar itu hari ini.

Nah anak2 ingat, Abraham itu dalam suatu perjalanan menuju ke tempat yang Tuhan janjikan. Tetapi dia akan berhenti di kota-kota tertentu dan mendirikan kemah (tent) disana. Pada suatu hari yang panas, Abraham sedang duduk di tendanya, lalu melihat ada 3 orang datang. Siapa itu? Mereka adalah Tuhan dan kedua malaikat Tuhan. Tuhan menyatakan diriNya dengan mengambil bentuk manusia supaya Dia bisa dilihat oleh Abraham, bisa bicara dengan Abraham. Tuhan mau menyampaikan sesuatu yang penting kepada Abraham.

Waktu Abraham lihat 3 orang itu datang, dia cepat-cepat membungkuk ke tanah dengan penuh hormat. Lalu Abraham berkata” Tuanku, biarlah kuambil susu untuk diminum, dan beristirahatlah di bawah pohon ini. Biarlah juga aku siapkan makanan untuk Tuanku. Lalu Abraham berkata kepada Sara: “Segera ambil tepung yang terbaik, buatlah menjadi roti untuk tamu kita”. Abraham juga cepat-cepat pergi mengambil hewan ternaknya lembu sapi, diolah menjadi daging. Lalu setelah semua sudah jadi, makanan itu dihidangkan kepada Tuhan dan kedua malaikat itu. Kita bisa belajar dari bapak Abraham bagaimana melayani Tuhan dengan memberikan yang terbaik.

Sedang mereka makan, mereka bertanya kepada Abraham: Dimana Sarah istrimu? Abraham jawab: “Di sana, di dalam kemah, Tuanku”. Lalu Tuhan berfirman kepada Abraham: “Tahun depan aku akan kembali kepadamu, sekitar waktu seperti ini. Waktu itulah Sarah akan melahirkan seorang anak laki-laki.

Sarah yang di dalam kemah mendengar itu dan dia tertawa. Mana mungkin aku akan melahirkan anak lagi, aku sudah begini tua. Anak-anak, teacher mau tanya siapa yang ada nenek? Menurut anak-anak, apakah nenek masih bias melahirkan anak? Tidak bisa lagi secara manusia. Itulah sebabnya kenapa Sarah tertawa.

Tuhan mendengar Sarah tertawa. Tuhan bilang kepada Abraham: “Mengapa istrimu Sarah tertawa dan mengatakan benarkah aku akan melahirkan seorang anak sedangkan aku sudah begitu tua? Adakah sesuatu yang terlalu mustahil untuk Tuhan? Is there anything too hard for the LORD?

Tahun depannya, tepat seperti yang Tuhan katakan, Sarah melahirkan seorang anak laki-laki dan dia beri nama Ishak. Wah Abraham dan Sarah begitu senang, mereka memuji Tuhan dan ingat kepada janji Tuhan. Waktu Tuhan pertama kali berjanji kepada Abraham bahwa dia akan mempunyai banyak keturunan, Abraham berumur 75 tahun. Dia tunggu 25 tahun baru mendapatkan seorang anak. God is faithful to his promise. Sarah juga ingat oh tahun lalu waktu Tuhan datang di kemah, dan bilang tahun depan aku akan melahirkan anak, aku tertawa. Aku pikir tidak mungkin. Tetapi memang benar tidak ada hal yang terlalu sulit bagi Tuhan. Betapa hebatnya Tuhanku.

Anak-anak kita juga mau belajar percaya kepada Tuhan. Suatu saat ketika anak-anak sudah besar, mungkin ada dari kita yang dipanggil menjadi pengkotbah kepada ribuan orang. Mungkin ada juga yg dipanggil menjadi misionaris di kota kecil. Mungkinkah semua itu terjadi? Kalau Tuhan yang memanggil dan berjanji kepada kita, ia pasti setia akan janjiNya dan tidak ada yang mustahil bagiNya

Ayat Hafalan:

Genesis 18:14a “Is anything too hard for the Lord?”

Bahan Tambahan:

Sent via Document Studio.

21/06/2020 – God calls Abraham

Bahan Alkitab: Genesis 12:1-5, Genesis 15:1-6

Tanggal: 21/06/2020

Kategori: sm-sore-nursery

Ringkasan:

Hari ini teacher mau cerita tentang Abraham. Kita mau belajar dari cerita Abraham, bagaimana Abraham taat terhadap panggilan Tuhan, dan beriman kepada janji Tuhan. Apa panggilan Tuhan terhadap Abraham?

Waktu Abraham sudah berumur 75 tahun, Tuhan memanggil Abraham untuk meninggalkan tempat tinggalnya yaitu kota Ur-Kasdim dan pergi ke suatu tempat yang Tuhan akan tunjukkan. Tapi kemana? Tuhan tidak beritahu. Tuhan mau Abraham taat dulu lalu Tuhan akan tunjukkan kemana Abraham harus pergi. Perintahnya mudah ga? Waktu itu Abraham sudah berumur 75 tahun. Dan Abraham tinggal di sebuah negeri yang indah. Negeri yang sangat kaya. Hidup disitu sudah enak, kenapa harus keluar pergi ke suatu tempat yang Abraham sendiri tidak tahu dimana.

Tapi Tuhan berikan iman kepada Abraham untuk taat. Abraham tidak tahu kemana, tapi dia percaya kepada Tuhan yang memimpin. Karena Tuhan yang memimpin adalah Tuhan yang hidup. Taat terlebih dahulu lalu Tuhan pimpin. With faith, Abraham obeyed God. Teacher mau beri contoh, kalua misalnya di rumah tiba-tiba lampunya mati, gelap sekali. Kamu teriak cari daddy, lalu daddy bilang tunggu daddy kesana cari kamu. Daddy pegang tangan kamu dan bilang ikut daddy berjalan untuk cari lilin ya. Kamu mau ikut ga? Iya mau taat karena kamu percaya kepada Daddy. Terlebih lagi kepada Tuhan yang tahu akan seluruh hidup kita.
Waktu Tuhan panggil Abraham, Tuhan juga beri janji. Janjinya apa? Aku akan menjadikan engkau bangsa yang besar.

Wah tapi Abraham dan istrinya sudah tua dan mereka belum punya anak. Tapi mereka tetap percaya, pegang janji Tuhan sambal menanti. Tahun demi tahun berlalu tetapi Abraham belum diberi seorang anak. Abraham berdoa kepada Tuhan “Tuhan engkau berjanji akan menjadikan aku bangsa yang besar, tapi sampai sekarang aku dan Sarah belum dikaruniai seorang anak. Bagaimana mungkin aku menjadi sebuah bangsa yang besar? Wah Abraham sudah menunggu puluhan tahun. Beberapa kali Abraham ragu dengan janji Tuhan. Tapi Tuhan berbicara kepada Abraham “Janganlah takut Abraham. Cobalah lihat ke langit, hitung bintang-bintangnya, kalau kamu bisa hitung. Demikianlah banyaknya keturunanmu nantinya. Lalu Abraham percaya kepada janji Tuhan.

Teacher mau summarize apa yang kita sudah pelajari dari tokoh Abraham.
Pertama, waktu Tuhan memanggil kita, kita belajar untuk panggilan Tuhan. Seperti Abraham, dia tidak tahu kemana dia akan pergi, tapi dia beriman kepada Tuhan. Beriman itu artinya kita mempercayakan hidup kita di tangan Tuhan, kita tidak tahu apa yang terjadi di depan. Kalau suatu hari nanti Tuhan panggil anak2 jadi misionaris, pengkhotbah, guru, dokter, maka Tuhan akan berikan iman untuk taat. Kedua, kita belajar bahwa waktu Tuhan memanggil dia juga memberi janjiNya. Tuhan yang berjanji adalah Tuhan yang setia. Dia sudah berjanji kepada Adam & hawa, sudah berjanji kepada Nuh, dan dia selalu menepati janjinya. Anak-anak, kita berdoa agar Tuhan juga beri iman kepada kita untuk taat akan panggilanNya dan percaya kepada janjinya.

Ayat Hafalan:

Hebrew 11:8a By faith Abraham obeyed

Bahan Tambahan:

Sent via Document Studio.

14/06/2020 – God Saves Noah and His Family

Bahan Alkitab: Genesis 6:5 – 9:17

Tanggal: 14/06/2020

Kategori: sm-sore-nursery

Ringkasan:

After the birth of Seth and as time passed, now the earth had been filled with men but they had turned their heart away from God and did what is bad in His eyes. This made God grieved that He resolved to destroy everything He had made with flood, and thus wipe out the sin that prevailed.

If God wiped out the earth, how could He keep His promise to one day send a Saviour from Eve’s descendant to redeem His people? He chose to save Noah, a descendant of Seth, who lived according to God’s way and had pleased Him.

God called Noah to prepare and ark for the salvation for himself, his family and some animals from the coming flood. By faith, Noah obeyed God to do what was not yet seen, ignoring what others thought or said. By faith, Noah was saved from the condemned world.

Once again God has proven Himself that He is indeed an eternal God who does not change, He is faithful to all His promises. God has preserved a descendant of Seth, that is Noah and his family, from the great flood.

Ayat Hafalan:

Memory verse
The LORD is faithful to all his promises – Psalm 145:13b

Bahan Tambahan:

20200614 Ringkasan Cerita Sekolah Minggu Kelas Nursery – Feby Suharto

Sent via Document Studio.

07/06/2020 – God Gives Adam and Eve a New Son

Bahan Alkitab: Genesis 3:15; 4:1-12, 25, Hebrew 11:4

Tanggal: 07/06/2020

Kategori: sm-sore-nursery

Ringkasan:

When Adam and Eve had sinned, God promised that one day there would be a descendant of Eve who will crush the head of Satan and win over Sin.

Outside the Garden of Eden, Adam and Eve started family and had two sons; Cain and Abel. They taught their sons to worship God.

Both Cain and Abel brought offerings to God. God was pleased by Abel’s offering but God did not accept Cain’s offering because he did not give with his heart. Out of jealousy, hatred and anger, Cain hit Abel to his death. God punished Cain to be a fugitive. From human’s point of view, now Adam and Eve had no more descendants to continue their line to have a Saviour as promised.

However God is an eternal God and therefore He does not change, He is faithful to all His promises. God had given Adam and Eve a new son, Seth from whom a Saviour would be borned. God is able and will always fulfill His promises.

Ayat Hafalan:

The LORD is faithful to all his promises – Psalm 145:13b

Bahan Tambahan:

20200607 Ringkasan Cerita Sekolah Minggu Kelas Nursery – Feby Suharto

Sent via Document Studio.

Posts navigation

1 2
Scroll to top