18/10/2020 – God gave Abraham a son

Bahan Alkitab: Genesis 18:1-15, 21:1-7

Tanggal: 18/10/2020

Ringkasan:

* Tuhan berjanji kepada Abraham bahwa Abraham akan mempunyai keturunan yang banyaknya seperti bintang-bintang di langit.
* Tuhan menegur Sarah karena tidak percaya bahwa Tuhan sanggup memberikan anak kepadanya di usianya yang sudah lanjut.
* Tuhan adalah Allah yang berkuasa, tidak ada yang mustahil bagiNya. Tuhan menepati JanjiNya dengan setia kepada Abraham dan memberikan anak bagi Abraham sesuai waktu yang ditetapkanNya.

Ayat Hafalan:

Luke 1:37
For nothing is impossible with God

Guru:Indrawati Audi

18/10/2020 – God provides food

Bahan Alkitab: Exodus 16

Tanggal: 18/10/2020

Ringkasan:

Di minggu-minggu sebelumnya Teacher Fifi sudah bercerita tentang bangsa Israel yang dipimpin oleh Tuhan untuk keluar dari Mesir dan mereka sampai di tepi Laut merah. Waktu itu pasukan Firaun mengejar Israel dari belakang. Israel sangat ketakutan, mereka pikir mereka akan mati saat itu juga. Hati bangsa Israel begitu jahat, mereka menuduh Tuhan mau membunuh mereka. Mereka lupa kuasa Tuhan di Mesir melalui 10 tulah dan hanya Israel yang tidak kena tulah karena Tuhan memelihara mereka. Hati mereka jahat tapi Tuhan beranugerah menolong mereka dengan melakukan mujizat. Melalui Musa, Tuhan membelah laut merah itu menjadi dua sehingga bangsa Israel bisa berjalan di tanah yang kering. Lalu ketika bangsa Israel sudah sampai di seberang, air yang tadinya terbelah menjadi dua berbalik sehingga pasukan Firaun tenggelam. Banga Israel lalu bersorak-sorak memuji Tuhan yang menyelamatkan mereka.
Bangsa Israel lalu melanjutkan perjalanan mereka dan tiba di padang gurun (desert) Sin. Di padang gurun ini, mereka melihat tidak ada makanan bagi mereka. Maka bangsa Israel bersungut-sungut kepada Musa.Mereka berkata kepada Musa: “Dulu kami di Mesir tidak pernah kelaparan, kami selalu mendapatkan roti dan daging. Tapi sekarang di padang gurun ini kami kelaparan. Apakah engkau membawa kami keluar dari Mesir untuk membunuh kami?”Teacher mau tanya siapa yang membawa Israel keluar dari Mesir? Tuhan. Orang Israel sebenarnya sedang complain kepada Tuhan kenapa bawa mereka keluar dari Mesir ke padang gurun hanya untuk kelaparan? Hati bangsa Israel begitu jahat.
Memang di Mesir dulu Firaun menyediakan banyak makanan, daging dan roti. Tapi mereka lupa mereka dulunya adalah budak Firaun. Mereka diberi makan supaya mereka bisa lebih kuat dan bekerja lebih keras lagi untuk Firaun. Ini menyebabkan mereka tidak bisa beribadah kepada Tuhan. Jadi, mereka mendapatkan makanan jasmani, tapi tidak mendapatkan makanan rohani. Makanan rohani itu apa? Firman Tuhan.
Maka Tuhan menyelamatkan bangsa Israel keluar dari Mesir, supaya mereka tidak lagi menjadi budak. Supaya bangsa Israel bisa beribadah kepada Tuhan, mereka bisa dikenyangkan dengan makanan rohani. Jadi complain bangsa Israel itu salah, Tuhan bukan membawa mereka keluar untuk kelaparan, tapi justru supaya mereka kenyang. Tuhan sedang menguji bangsa Israel. Ketika mereka melihat tidak ada makanan di padang gurun itu, Tuhan sedang menguji apakah bangsa Israel berdoa kepada Tuhan untuk meminta makanan? Bangsa Israel gagal dalam ujian ini, mereka justru menghina Tuhan dengan marah-marah kepada Musa. Mereka lupa bagaimana Tuhan pelihara mereka melalui tiang awan, tiang api. Tuhan memelihara mereka waktu pasukan Firaun mengejar mereka di Laut merah. Tuhan yang sudah memelihara mereka selama ini pasti akan setia memelihara sampai sekarang.
Anak-anak, kita belajar dua hal dari bangsa Israel. Pertama, jangan suka mengeluh. Teacher kasi contoh. Kalau orang tua sudah siapkan makanan, lalu makanannya kita tidak suka, kita mengeluh, tidak mau makan. Waktu teacher masih kecil, teacher tidak suka makan sayur, lalu complain. Itu salah. Sekarang teacher tidak mau lagi complain, teacher mau bersyukur kepada Tuhan.
Kedua, kalau kita berada dalam kesulitan, jangan mengeluh tapi berdoa kepada Tuhan. Kalau suatu saat Tuhan izinkan kita berada dalam kekurangan makanan, kita tidak perlu mengeluh. Kita ingat sejak kita bayi Tuhan sudah kasih makanan melalui mama. Kita bertumbuh besar karena Tuhan yang terus pelihara melalui orang tua kita. Tuhan itu setia dalam memelihara kita.
Kita kembali ke cerita bangsa Israel. Tuhan mendengar keluhan orang Israel. Tuhan berfirman kepada Musa: “Pada waktu malam nanti Aku akan menurunkan buruh puyuh (quail) dan Israel akan makan.” Dan terjadilah seperti yang Tuhan firmakan.
Tuhan juga berkata kepada Musa: “Besok pagi Aku akan menurunkan roti untuk mengeyangkan orang Israel”.Keesokan paginya mereka keluar dari kemah, mereka melihat ada sesuatu yang jatuh di tanah. Musa berkata kepada mereka itulah roti yang Tuhan turunkan dari Surga, yang disebut manna. Musa menjelaskan perintah Tuhan bagaimana mereka harus mengumpulkan roti itu. Bangsa Israel harus mengumpulkan roti itu setiap hari di pagi hari. Mereka hanya boleh ambil secukupnya untuk hari itu saja dan tidak boleh disimpan sampai besok.Tapi khusus hari keenam, mereka harus ambil dua kali lebih banyak, karena hari ketujuh itu adalah hari Sabat, hari perhentian. Jadi umat Israel tidak perlu keluar untuk mengumpulkan roti di hari Sabat. Menarik ya anak-anak, Tuhan kasi peraturan bagaimana Israel itu harus mengumpulkan makanan mereka. Ini supaya bangsa Israel diuji apakah mereka mau taat pada perintah Tuhan ketika Tuhan sudah memelihara mereka.
Apakah mereka taat? Iya sebagian besar dari mereka taat. Tapi ada beberapa orang yang tidak taat. Ada yang terlalu rakus, mereka ambil terlalu banyak mau simpan untuk besok. Besoknya roti itu busuk dan ada ulat. Ada juga yang tetap keluar mencari roti di hari Sabat padahal Tuhan sudah bilang di hari keenam, sehari sebelum hari Sabat, kamu harus ambil dua kali lebih banyak supaya di hari Sabat kamu tidak perlu keluar mencari roti, tapi kamu sudah ada makanan.
Anak-anak, mari kita belajar taat mengikuti perintah Tuhan. Belajar untuk percaya bahwa Tuhan yang mencukupkan kita semua hari demi hari. Kita jangan menjadi rakus, mau mengambil lebih banyak dari yang Tuhan beri. Maka Tuhan pasti pelihara kita.
Di bagian terakhir dari cerita ini, Alkitab mencatat bangsa Israel makan manna empat puluh tahun selama mereka berjalan di padang gurun. Mereka tidak pernah kelaparan karena Tuhan yang memelihara mereka.

Ayat Hafalan:

Exodus 14:13b
Fear not, stand firm, and you will see the salvation the Lord will bring you today.

Guru:Yandi Lay

11/10/2020 – God Leads His People

Bahan Alkitab: Exodus 13:17-15:21

Tanggal: 11/10/2020

Ringkasan:

Tuhan membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir untuk pergi ke tanah perjanjian, tanah Kanaan. Di tanah Kanaan bangsa Israel bisa menyembah Tuhan. Tuhan memimpin bangsa Israel dalam perjalanan ke sana. Pada siang hari Tuhan hadir dalam tiang awan berjalan di depan bangsa Israel. Pada malam hari Tuhan hadir dalam tiang api. Setelah beberapa waktu, bangsa Israel berhenti dekat Laut Merah.

Tuhan berfirman kepada Musa, “Sebentar lagi Firaun akan datang mengejar kalian. Tapi jangan takut, Aku membiarkan Firaun berubah pikiran karena Aku akan menunjukkan kemuliaanKu kepada seluruh orang Mesir supaya mereka tahu bahwa Akulah Tuhan.”

Waktu orang2 Israel melihat Firaun dan pasukannya sudah dekat maka sangat ketakutanlah orang Israel. “Firaun membawa semua pasukannya utk datang membunuh kita.” Mereka menangis dan mereka bilang kepada Musa “Mengapa kamu membawa kami keluar dari Mesir untuk mati di padang gurun? Lebih baik kami hidup jadi budak di Mesir daripada kami mati di padang gurun ini.” Tetapi Musa berkata kepada bangsa Israel, “Jangan takut. Hari ini kamu akan melihat keselamatan dari Tuhan sebab bangsa Mesir yang kamu lihat hari ini tidak akan kamu lihat lagi untuk selama2nya. Tuhan akan berperang untuk kamu dan kamu tidak perlu melakukan apa2.”

Tuhan berfirman kepada Musa, “Angkatlah tongkatmu tinggi dan ulurkan tanganmu ke atas Laut Merah dan belahlah airnya supaya bangsa Israel bisa berjalan di tengah-tengah laut di tempat kering.” Maka tiang awan yang tadinya berjalan di depan bangsa Israel sekarang bergerak ke belakang mereka dan tiang itu berdiri di antara tentara Mesir dan orang Israel. Awan itu membuat langit gelap dan malam itu bangsa Mesir tidak bisa mendekati bangsa Israel.

Tuhan menyuruh Musa mengangkat tangannya ke atas Laut Merah dan malam itu Tuhan mengirim angin yang sangat kencang bertiup dan memisahkan air menjadi dua belah sehingga orang Israel bisa berjalan di tengah-tengah laut di tempat kering. Orang Israel melihat bagaimana laut terbelah dan mereka terkejut dan terkagum-kagum.

Tentara Mesir terus mengejar orang Israel sampai ke tengah-tengah laut, Tuhan mengacaukan tentara orang Mesir dan membuat roda-roda kereta mereka tidak bisa berjalan. Maka orang2 Mesir ketakukan dan mereka berteriak, “Kita harus lari sekarang, kita berperang melawan Tuhan, kita pasti kalah.”

Tuhan berfirman kepada Musa, “Ulurkan tanganmu ke atas laut supaya air berbalik ke tempatnya” maka Musa mengulurkan tangannya dan air meliputi semua orang Mesir yg ada di tengah laut Merah dan mereka semua mati tenggelam. Hari itu Tuhan menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir. Orang Israel semua takut kepada Tuhan dan mereka percaya kepada Tuhan. Mereka tahu hanya Tuhan yang bisa melakukan mukjizat yang begitu luar biasa. Mereka memuji Tuhan menyanyikan lagu, bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan sudah menyelamatkan mereka dengan begitu ajaib.

Ayat Hafalan:

Exodus 14:13b
Fear not, stand firm and see the salvation of the Lord which He will work for you today.

Guru:Fifi Maria

04/10/2020 – God Saves His People

Bahan Alkitab: Exodus 11:1-12:42

Tanggal: 04/10/2020

Ringkasan:

Setelah Tuhan menghukum Firaun dan bangsa Mesir dengan 9 tulah, Firaun masih keras hati tidak membebaskan bangsa Israel. Tuhan tahu dan Tuhan membiarkan Firaun tidak taat karena Tuhan belum selesai menunjukkan kuasaNya, dengan tanganNya yg kuat Tuhan akan membawa bgs Israel keluar dr Mesir. Tuhan blg ke Musa, “Aku akan menjatuhkan 1 tulah terakhir dan stlh itu Firaun akan membiarkan kamu semua pergi.”

Tulah ke-10 : Kematian anak sulung laki-laki orang Mesir.

Org2 Israel tanya kepada Musa, “Musa, apa yg harus kami lakukan? Bagaimana caranya supaya anak2 kami bisa selamat.” Musa berkata “Setiap keluarga harus ambil 1 ekor domba jantan berusia 1thn. Domba ini harus sempurna, tidak boleh kakinya patah atau ada sakit penyakit. Persembahkan domba ini kepada Tuhan lalu ambil sedikit darah domba dan taruh pada kedua tiang pintu rumah dan ambang pintu. Daging domba yg sudah dipanggang kamu makan bersama dgn roti. Saat kamu memakannya kamu harus pakai baju, ikat pinggang, sandal dan tongkat di tanganmu. Kamu harus siap sedia untuk keluar dari Mesir. Hari yang special ini kita sebut Paskah (bhs Inggrisnya Passover). It is the day God pass over us and save us. Kamu harus merayakan Paskah setiap tahun dan kasitahu anak2 kamu bagaimana Tuhan sudah menyelematkan kita dengan darah domba dan membebaskan kita dari perbudakan Mesir.

Pada tengah malam, malaikat Tuhan passed over Mesir dan membunuh tiap-tiap anak laki2 yg pertama orang Mesir, dari anak Firaun sampai kepada anak laki-laki pertama dari ternak2 Mesir. Maka kedengaranlah suara tangisan dimana-mana, semua mama menangis karena anak laki-laki mereka sudah meninggal. Tidak ada satu rumah pun di Mesir yang tidak ada tangisan. Tapi di rumah2 orang Israel anak sulung laki2 semua selamat. Saat Tuhan melihat darah domba di pintu rumah maka Tuhan melewati rumah itu dan anak sulung laki2 dibunuh. Pada malam itu, Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata “Pergi sekarang ! Keluarlah dari Mesir, kamu dan seluruh bangsa Israel. Pergilah beribadah kepada Tuhan, bawa kambing dombamu dan lembu sapimu.”

Sebelum keluar dari Mesir, orang2 Israel meminta emas, perak, dan kain-kain dari orang2 Mesir. Tuhan membuat orang Mesir baik hati kepada orang Israel dan memberikan apa yang mereka butuhkan. Tuhan pegang janjiNya untuk membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir. Sekarang saatnya untuk pergi. After 430 years, Israelites have worked hard day and night, being slaves in Egypt now is the day that God freed them from slavery and brought them out of Eygpt. God keeps His promise.

The Israelites will never forget this Passover day. Every year they will remember this day, how God had punished Egyptians but passed over their homes and saved them when He saw the blood of the lamb. How God free them from slavery.

God save the Israelites first born son from death when the Egyptians sons were died their sons were alive.
Now, God save everyone of us from the death because of sins too. We should died but Jesus Christ died for us so we can be alive.

We thanks God for His love to us. God loves us so much that He sent Jesus to died on the cross, be our Saviour to save us from our sins.
Let all of us praise God and give thanks for God for He saves us. We want to love God as He has loved us first.

Ayat Hafalan:

Exodus 14 : 13b
Fear not, stand firm, and see the salvation of the Lord

Guru:Fifi

27/09/2020 – God Shows His Power

Bahan Alkitab: Keluaran 7-10

Tanggal: 27/09/2020

Ringkasan:

Fokus Bible Story pagi ini adalah Tuhan yang berkuasa adalah Tuhan yang terus menjaga dan melindungi kita.

Tuhan memanggil Moses untuk membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir.

King Pharaoh tidak mau taat pada Tuhan dan menolak untuk melepas bangsa Israel dari perbudakan.

Tuhan menunjukkan kuasaNya dengan mengirimkan tulah. Tulah pertama sampai kesembilan dikirimkan, tapi Pharaoh tetap tidak mau taat (Tulah kesepuluh akan diceritakan minggu depan, akhirnya Pharaoh setuju bangsa Israel pergi dari Mesir).

Tuhan kita adalah Tuhan yang penuh kuasa dan selalu menepati janjiNya. Tuhan akan terus menjaga dan menolong kita semua.

Ayat Hafalan:

Exodus 8:1b
This is what the Lord says: let my people go, so that they may worship me

Guru:Robert

20/09/2020 – God sends Moses

Bahan Alkitab: Keluaran 4:29-6:10

Tanggal: 20/09/2020

Ringkasan:

Fokus cerita pagi ini adalah Tuhan selalu bersama-sama kita, Tuhan selalu menepati janjiNya.

Tuhan mendengar seruan dan melihat sengsara bangsa Israel yang menjadi budak di Mesir. Tuhan berjanji untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir.

Tuhan memanggil Moses untuk membawa bangsa Israel keluar. Tuhan memberikan 3 tanda.

Moses pergi bersama Aaron untuk menemui Pharaoh : “This is what the Lord, God of Israel says: let my people go, so that they may worship me”

Pharaoh menolak untuk melepaskan bangsa Israel dan menyuruh orang Israel bekerja lebih keras lagi.

Moses menjadi sedih dan berseru pada Tuhan. Tuhan menjawab “Now you will see what I will do. With my mighty hands Pharaoh will let Israel people go”

Tuhan selalu menepati janjinya. Dia berjanji melepas bangsa Israel dari perbudakan di Mesir dan Dia menepati janjiNya. Tuhan juga berjanji melepas kita dari dosa, dan Tuhan menepati dengan mengirim anaknya Yesus Kristus untuk mati di kayu salib menebus dosa kita.

Ayat Hafalan:

Exodus 8:1b
This is what the Lord says: let my people go, so that they may worship me”

Guru:Robert Tjandra

13/09/2020 – God Calls Moses

Bahan Alkitab: Kel 3:1-15, 4:1-17

Tanggal: 13/09/2020

Ringkasan:

Musa sebagai pangeran di Mesir berbuat kesalahan sehingga dia lari dari Mesir, tinggal dan menikah di Midian.
Di sana ia bekerja sebagai gembala.
Suatu hari saat ia menggembalakan ternak, ia melihat ada semak yang berapi namun tidak terbakar, maka ia maju untuk melihat lebih dekat.
Di saat itulah ia mendengar suara Tuhan, Tuhan menyuruhnya menanggalkan kasutnya karena tempat ia berdiri adalah kudus.
Tuhan memeperkenalkan diri sebagai “Aku adalah Aku”, Tuhan tidak pernah berubah dan kekal adanya.
Tuhan memanggil Musa untuk kembali ke Mesir membebaskan bangsa Israel dari perbudakan.
Musa merasa sangat tidak mampu untuk tugas besar itu.
Namun Tuhan menguatkan hatinya dan memperlengkapi Musa dengan 3 mujizat yaitu:
1. tongkat menjadi ular
2. tangan yang berubah kusta
3. jika Musa menuang air dari Sugai Nil di tanah yang kering, maka air itu akan berubah menjadi darah.
Selain itu Tuhan pun mengutus Harun, kakak laki laki Musa untuk menyertai dan membantunya dalam tugas besar ini.

1. Tuhan memanggil Musa untuk membebaskan Israel dari perbudakan Mesir (jasmani), kita dipanggil Tuhan untuk membebaskan orang berdosa dari iblis sehingga mereka bisa datang ke Tuhan.
2. Waktu kita datang ke Tuhan, kita harus kudus, jangan main main dengan kekudusan TUHAN.
3. Panggilan dari Tuhan itu nilainya kekal.
4. Waktu Tuhan adalah yang terbaik (Musa berumur 80 tahun ketika panggilan ini datang)
5. Ketika Tuhan panggil, Tuhan yang akan memperlengkapi jadi bukan mengenai siapa kita melainkan siapa Tuhan yang omni poten (maha kuasa).
6. Tuhan yang memanggil adalah Tuhan yang mencipta dan maha kuasa, jadi apakah kita perlu takut dengan kesulitan yang ada? Tuhan tidak kelihatan TAPI TUHAN OMNI POTEN

Ayat Hafalan:

Nahum 1:7
The LORD… cares for those who trust in HIM

Guru:Phing

06/09/2020 – GOD Takes Care of Moses

Bahan Alkitab: Kel 1:6 – 2:10

Tanggal: 06/09/2020

Ringkasan:

Sesudah sekian lama Bangsa Israel tinggal di Mesir, bangkitlah seorang Firaun yang tidak mengenal Joseph (Yusuf) dan jasanya terhadap bangsa Mesir di masa kelaparan 7 tahun itu.
Firaun ini merasa kuatir dengan jumlah bangsa Israel yang semakin besar.
Untuk menekan laju pertumbuhan bangsa Israel, Firaun memerintahkan bangsa Israel harus hidup dalam perbudakan dan Firaun bahkan meminta bidan bidan untuk membunuh tiap bayi laki laki.
Bidan bidan tersebut takut akan Tuhan dan hanya melaporkan kalau perempuan Israel begitu kuat sehingga mereka sudah berhasil melahirkan bayinya ketika bidan tiba.
Melihat usahanya tidak berhasil, Firaun akhirnya memerintahkan agar semua bayi laki laki harus dibuang ke sungai Nil.
Sepasang orang tua dari suku Lewi melahirkan bayi laki laki dan mereka menyembunyikan bayi ini sampai akhirnya ketika berusia 3 bulan, bayi inipun dibuang ke sungai Nil.
Ibunya meletakkan bayinya di dalam keranjang dan kakak perempuan bayi ini memperhatikan bayi ini sampai akhirnya bayi ini ditemukan putri Firaun yang sedang mandi.
Melihat paras bayi nya yang elok, putri ini pun mengangkat bayi ini sebagai anaknya dan kakak perempuan bayi ini menawarkan inang pengasuh untuk bayi ini yang tak lain adalah ibunya sendiri.
Akhirnya bayi ini dipelihara oleh ibu dan keluarganya sendiri sampai dia agak besar barulah dia tinggal di istana sebagai anak angkat putri Firaun.
Anak ini diberi nama Musa (Moses) yang berarti ” diangkat dari air”.

1. Kita belajar bahwa janji Tuhan pasti dapat dipenuhi.
Tuhan berjanji bahwa keturunan Yakub (bangsa Israel) akan seperti bintang di langit, usaha Firaun menekan laju pertumbuhan bangsa Israel ini pun tidak menggagalkan janji Tuhan.
2. Musa dipelihara begitu rupa oleh Tuhan karena Tuhan memiliki rencana khusus untuk MUsa, begitu pula dengan setiap kita, Tuhan memiliki rencana khusu buat tiap kita.
3. Di dalam penderitaannya bangsa Israel berdoa untuk Tuhan melepaskan mereka, kelak Musa akan dipakai Tuhan sebagai pembebas bangsa Israel dari perbudakan Mesir.
Namun pembenas sejati adalah Tuhan Yesuys yang membebaskan kita dari kuasa dosa dan maut.

Ayat Hafalan:

Nahum 1:7
The LORD…cares for those who trust in HIM

Guru:Phing

30/08/2020 – God Keeps His Word to Send Jesus

Bahan Alkitab: Matius 1:1, 18-25; Lukas 1:26-33, 2:4-7

Tanggal: 30/08/2020

Ringkasan:

Tuhan yang berjanji adalah Tuhan yang menepati.
Manusia pertama yaitu Adam dan Hawa tinggal di taman yang begitu indah, yaitu taman Eden. Di situ mereka mempunyai relasi dengan Tuhan. Tapi waktu Allah memberikan perintah kepada Adam dan Hawa untuk tidak memakan buah dari pohon yang ada di tengah-tengah taman itu, mereka tidak taat. Mereka menjadi sangat ketakutan karena mereka telah jatuh ke dalam dosa. Dosa membuat hati mereka kotor sehingga tidak bisa bersatu kembali dengan Allah yang suci dan mulia. Sehingga mereka telah putus hubungan dengan Allah. Menurut Alkitab upah dosa adalah maut yaitu kematian yang kekal. Sehingga mereka tidak memiliki pengharapan lagi termasuk sampai kepada kita keturunannya. Namun Allah mengasihi manusia, Dia berjanji bahwa suatu hari nanti akan datang Juru Selamat yang akan bisa membawa kita kembali kepada Allah. Karena itu Allah memakai tokoh-tokoh di dalam Alkitab untuk memberikan petunjuk-petunjuk dalam rentang waktu yang lama dan panjang untuk penggenapan janji Allah itu:
1. Anak Adam yaitu Kain telah membunuh adiknya sendiri Habel, tetapi Allah menggantikan Habel dengan anak yang baru lagi yaitu Set, karena dari keturunan Set lah akan lahir Juru Selamat yang dijanjikan itu.
2. Waktu keturunan Set menjadi semakin banyak, mereka telah melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Mereka tidak mau mendengar dan menurut perintah Tuhan, akibatnya Tuhan marah dan menghukum mereka dengan air bah yang besar. Namun Tuhan menyelamatkan Nuh dan keluarganya yang taat kepada Tuhan dengan bahtera. Dari keturunan Nuhlah akan dilahirkan Juru Selamat.
3. Sampailah kepada Abraham. Tuhan berjanji kepadanya untuk memberikan keturunan yang sangat banyak seperti bintang-bintang di langit. Hingga akhirnya lahirlah Ishak di usianya yang sudah tua. Namun Tuhan meminta Abraham untuk mempersembahkan Ishak dan dia menurut. Karena itu Tuhan menyediakan domba untuk menggantikan Ishak. Lambang substitusi sudah mulai diperkenalkan. Namun kelahiran Juru Selamat masih panjang.
4. Anak Ishak ada dua yaitu Esau dan Yakub, tetap Tuhan memilih Yakub, waktu dalam perjalananya menuju rumah paman Laban, Tuhan memberikan mimpi akan adanya tangga yang menghubungkan dari bumi ke sorga dan ada malaikat yang naik turun. Hal tersebut melambangkan bahwa Juru Selamat akan datang dari sorga ke dunia. PetunjukNya semakin diperjelas.
5. Anak Yakub ada dua belas, salah satunya adalah Yusuf. Tetapi saudara-saudaranya menjual Yusuf ke Mesir sebagai budak sehingga Yusuf menderita. Namun Allah memakai yang buruk untuk kebaikan. Di Mesir Yusuf menjadi tangan kanan Firaun dan pada waktu terjadi kelaparan yang hebat, Yusuf dipakai Tuhan untuk memelihara keluarga Yakub hingga mereka dapat bertemu kembali. Karena Juru Selamat akan diturunkan dari keturunan Abraham, Ishak dan Yakub.
6. Waktu itu bangsa Israel telah berkembang menjadi bangsa yang besar dan banyak jumlahnya seperti yang Tuhan janjikan, namum mereka telah menyimpang dari kebenaran, mereka meninggalkan Tuhan dan menyembah berhala-berhala. Karena itu Tuhan memakai Samuel yang waktu itu tinggal bersama dengan imam Eli. Waktu besar Samuel menjadi nabi yang bertugas untuk menyampaikan kebenaran Firman Tuhan untuk menegor dan mengingatkan bangsa Israel agak kembali kepada Tuhan.
7. Tuhan memilih Daud yang masih muda dan bekerja sebagai gembala karena hatinya yang takut akan Tuhan. Daud selalu mengandalkan Tuhan. Karena itu Tuhan menolong dan menyertainya. Tuhan memberikan dia kemenangan sewaktu melawan Goliath yang badannya jauh lebih besar dari dia, serta berhasil mengalahkan musuh-musuh lainnya. Hingga menjadi rajapun Tuhan tetap menyertai dan mengokohkan kerajaannya. Walaupun Daud pernah berbuat kesalahan, namun waktu ditegor, dia mau bertobat dan memperbaiki diri. Tuhan memakai Daud untuk menurunkan Juru Selamat yang dijanjikan.
Akhirnya lahirlah seorang dari keturunan Abraham, Ishak, yakub dan Daud, melalui Yusuf dan Maria. Kelahirannya begitu spesial karena ada tanda bintang di langit serta ada malaikat yang bersorak memberitakannya. Dialah Yesus, Juru selamat yang dijanjikanNya itu. Dia rela mati di atas kayu salib untuk menanggung dosa kita. Dia bangkit pada hari yang ketiga, sehingga maut itu telah dikalahkannya.
Ya… Yesus datang untuk mengampuni dosa kita, serta menyucikan hati kita yang kotor. Sehingga yang tadinya hubungan kita putus dengan Allah, Yesus menjadi jembatan untuk kita bisa kembali berelasi dengan Allah. Namun itu hanya untuk orang-orang yang dipilihNya untuk percaya dan menerima Yesus sebagai Juru Selamat dalam hatinya. Syukur kepada Tuhan.
Tuhan yang berjanji adalah Tuhan yang menepati

Ayat Hafalan:

2 Samuel 7:28b
You have promised this good thing to your servant

Guru:Mei-Mei

23/08/2020 – God makes a promise to David

Bahan Alkitab: 2 Samuel 7

Tanggal: 23/08/2020

Ringkasan:

Minggu lalu kita belajar tentang Daud dan Goliat. Daud berasal dari bangsa Israel, sedangkan Goliat adalah pahlawan yang besar dari bangsa Filistin. Dia sangat sombong dan selalu menghina bangsa Israel. Bangsa Israel takut, tidak ada yang berani melawan Goliat. Tapi Tuhan memanggil 1 orang remaja bernama Daud yang sangat berani. Dia seorang gembala yang seringkali harus berhadapan dengan binatang buas dan membunuh mereka agar dombanya selamat. Tuhan menolong Daud dalam pengalaman hidupnya sebagai seorang gembala. Maka dengan pertolongan Tuhan juga, Daud mengalahkan Goliat dan memberikan kemenangan kepada Daud dan Bahasa Israel.
Hari ini kita mau belajar tentang Daud yang ingin membangun rumah Tuhan tapi Tuhan berkata Dia yang akan membangun rumah Daud. Tuhan akan memberi janji kepada Tuhan, janji yang special.
Waktu itu yang menjadi raja di Israel adalah Raja Saul. tapi Raja Saul sudah ditolak oleh Tuhan karena dia tidak lagi setia kepada Tuhan. Di dalam salah satu peperangan yang dia pimpin, Raja Saul terkena panah, dan dia akhirnya membunuh dirinya sendiri dengan pedang agar musuhnya tidak mempermainkan dia. Maka Raja Saul meninggal saat itu juga. Daud mendapat kabar bahwa Raja Saul sudah meninggal. Daud sangat sedih dan berduka beberapa waktu lamanya. Tetapi setelah itu, dia diurapi menjadi Raja atas Yehuda dan nantinya atas seluruh Israel.
Maka sekarang Daud adalah raja yang memerintah di Israel. Tuhan memberikan keamanan, ketenangan kepada Daud dan Israel. Kemudian Daud mulai berpikir “Aku tinggal di dalam rumah yang bagus, yang terbuat dari kayu, tetapi tabut Allah diam di dalam tenda. Kalau begini, aku mau mendirikan rumah bagi Tuhanku.” Tetapi Tuhan punya rencana yang lain. Dia berbicara melalui nabi Nathan : “Bukan Daud yang akan membangun rumahKu, tapi Aku yang akan membangun rumah Daud. Mengapa engkau ingin mendirikan rumah bagiKu untuk aku tinggal? Sejak dahulu Aku memimpin Israel sampai sekarang, Aku tidak pernah meminta untuk dibuatkan rumah. Aku selalu mengembara dalam kemah.” Tuhan menolak rencana Daud.
Anak-anak, kita mau belajar bahwa walaupun kita mau mempersembahkan sesuatu bagi Tuhan, itu tidak selalu sama dengan rencana Tuhan. Kita perlu selalu belajar untuk dibentuk sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki. Kita juga perlu ingat bukan kita yang menolong Tuhan, tapi Tuhan yang menolong kita.
Daud mau membangun rumah Tuhan, tetapi Tuhan berkata bukan Daud yang akan membangun rumahku, tapi Aku yang akan membangun rumah Daud. Ini bukan rumah secara fisik karena Daud sudah mempunyai rumah. Bagaimana Tuhan membangun rumah Daud? Tuhan memberi janji kepada Daud.
Tuhan berjanji demikian: “Aku akan memberikan keturunan kepadamu, dialah yang akan mendirikan rumah bagiKu.” Nama anak dari Daud ini adalah Salomo. Tidak hanya itu saja, Tuhan juga berjanji demikian: “Aku akan mengokohkan kerajaan Daud untuk selama-lamanya. “
Bagaimana maksudnya kerajaan Daud akan kokoh terus menerus? Bukankah Daud untuk meninggal? Iya, Daud akan meninggal dan kerajaan itu akan diteruskan oleh keturunan-keturunan Daud. Tetapi Alkitab mencatat banyak dari keturunan-keturunan Daud pada akhirnya tidak setia kepada Tuhan. Akibatnya, kerajaan mereka terpecah-pecah. Tetapi janji Tuhan tidak akan gagal. Karena Tuhan akan mengirim Yesus dari keturunan Daud sebagai satu-satunya raja yang benar, sempurna, adil, tidak berdosa. Tuhan akan menjadi Raja yang kekal atas umatnya Israel. Maka kerajaan Daud akan kokoh selama-lamanya.
Daud sangat bersyukur mendapat janji Tuhan dan dia pegang & percaya pada janji Tuhan. Dia memuji Tuhan dengan berkata: “Oh Tuhan, betapa besarnya Engkau, tidak ada yang seperti engkau. Kami telah mendengar dengan telinga kami sendiri bahwa Engkau akan menjaga Israel sebagai umatMu selama-lamanya dan Engkau akan menjadi raja & Tuhan atas mereka. Segala perkataan-Mu benar dan Engkau telah menjanjikan hal yang baik ini kepada hambaMu”.
Daud merendahkan diri di hadapan Tuhan karena dia sadar siapakah dia sehingga Tuhan mau memberikan janji sedemikian besar bahwa Yesus akan lahir dari keturunannya? Itu semata-mata kemurahan dan kebaikan Tuhan. Maka Daud sangat bersyukur kepada Tuhan.
Anak-anak, Alkitab mencatat banyak janji Tuhan bagi kita anak-anaknya..sebenarnya kita juga tidak layak menerima janji-janji itu..Maka kita belajar bersyukur dan percaya kepada janji Tuhan. Kita percaya kepada janji Tuhan karena Tuhan adalah setia.

Ayat Hafalan:

2 Sam 7:28b
You have promised this good thing to your servant

Guru:Yandi Lay

Posts navigation

1 2 3 4
Scroll to top