Download versi cetak: 1282_1455_KebaktianPagiSore_2026-20Sep_ST

Gereja Yang Berkenan Di Hati Tuhan

Pdt. Dr. Stephen Tong

*Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah

Hari ini saya akan berkhotbah “Gereja yang berkenan di hati Tuhan” Sejak Yesus datang ke dunia sampai sekarang, dua ribuan tahun, ada ratusan ribu gereja yang telah didirikan. Ada ratusan denominasi yang dibentuk. Ada ratusan juta orang yang percaya kepada Yesus dan ke gereja. Lalu gereja yang bagaimana yang berkenan pada Tuhan? Kita memohon kiranya anugerah Tuhan yang memenuhi keinginan kita. Tetapi jarang sekali kita memohon menjadi orang yang berkenan kepada Tuhan. Ketika gereja Tuhan tidak berkenan kepada Tuhan, maka hati Tuhan berduka. Yesus sangat menderita karena kita hanya menginginkan anugerah dan tidak mau taat. Biarlah kita dengan giat mencari perkenan Tuhan.

Gereja yang seperti apakah gereja yang diperkenan oleh Tuhan? Pertama, harus seturut dengan kebenaran yang Tuhan wahyukan di dalam iman kepercayaan yang murni, kita membangun iman kepada Kristus. Di dalam Alkitab, hanya satu orang yang disebut orang yang berkenan kepada Tuhan, yaitu Daud. Berdasarkan kualifikasi apa Daud menjadi orang yang berkenan pada Tuhan? Bukankah Daud pernah jatuh, pernah berzinah, yang paling tidak diperkenan oleh Tuhan, dan ini juga menjelaskan bahwa Daud bukan Tuhan, tetapi manusia biasa. Di dunia ini, tidak ada orang yang tidak berdosa. Daud adalah orang yang berkenan kepada Tuhan. Daud mengerti bahwa Tuhan ingin manusia hanya beriman kepada Tuhan Yesus. Daud mengetahui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, tetapi Yesus Kristus juga inkarnasi menjadi manusia. Daud mengerti bahwa Yesus Kristus memiliki dua natur, sebagai Allah dan sebagai Manusia, maka Yesus dapat menjadi pengantara antara Tuhan dan manusia. Kristologi yang dibangun oleh Daud demikian jelas, dan diturunkan kepada kita, maka setiap minggu kita mengikrarkan pengakuan Iman Rasuli, kita mengakui akan kematian, kebangkitan, kenaikan Yesus ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah, dan akan datang kembali. Daud diperkenan Tuhan, karena memiliki iman percaya yang benar.

Gereja yang berkenan kepada Tuhan, adalah gereja yang menemukan iman percaya yang benar dan tepat melalui firman yang Tuhan wahyukan. Gereja Reformed Injili Indonesia sejak permulaan sudah memakai ini sebagai prinsip yang harus kita pegang dengan kokoh. Dengan iman Ortodoks yang berpegang pada firman Tuhan yang murni. Ada banyak pemuda yang pergi ke gereja, tetapi tidak mendapat pengajaran yang tepat, malah membuat iman kepercayaan mereka kabur dan sembrono, mereka tidak mendapat pengajaran yang benar.

Pertama, gereja yang diperkenan oleh Tuhan adalah gereja yang mewarisi iman yang Ortodoks. Kedua, gereja yang diperkenan oleh Tuhan adalah gereja yang hidup suci, yang hidup takut akan Tuhan dan memegang teguh ajaran Tuhan. Perjanjian Lama memberikan tiga prinsip gereja yang diperkenan oleh Tuhan. Prinsip pertama, takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat. Prinsip kedua, kenal kepada Sang Kudus adalah hikmat yang sesungguhnya. Prinsip ketiga, orang yang takut akan Tuhan menjauhi hal-hal yang jahat. Kita melatih orang Kristen untuk takut akan Tuhan, untuk kenal kesucian Tuhan, untuk benci akan dosa. Gereja yang diperkenan oleh Tuhan adalah gereja yang suci. Yang Tuhan tuntut adalah kesucian. Yang Tuhan berikan kepada kita adalah Roh Kudus. Yang Tuhan wahyukan adalah firman yang kudus. Yang Tuhan mau bangun adalah umat yang kudus. Hanya ketika orang Kristen melalui hidup yang suci, barulah orang Kristen diperkenan Tuhan. Apakah saudara suci? Apakah kehidupan seksualitasmu suci? Apakah pemikiranmu suci? Apakah tutur katamu suci? Apakah tanganmu suci? apakah kakimu suci? Kemana engkau pergi? Apa yang engkau kerjakan? Selain istrimu, apakah engkau mempunyai hubungan dengan wanita lain? Seseorang yang tidak hidup suci, tidak akan diperkenan oleh Tuhan. Gereja yang tidak suci adalah gereja yang tidak diperkenan oleh Tuhan. Kesucian merupakan syarat. Kita harus mempunyai iman percaya yang murni, harus mempunyai kehidupan yang suci. Karena iman tanpa perbuatan mati adanya. Sama seperti seseorang yang mempunyai tubuh tetapi tidak mempunyai roh, maka dia mati.

Ketiga, gereja yang diperkenan oleh Tuhan adalah gereja yang penuh kasih. Pendeta harus mengasihi jemaat. Umat percaya harus saling mengasihi. Orang Kristen harus mengasihi orang yang tidak percaya. Sebagai tuan harus mengasihi yang datang sebagai tamu. Penatua mengasihi jemaat. Ketika kasih memenuhi gereja, maka gereja akan menjadi gereja yang diperkenan Tuhan. Ketika gereja penuh dengan kasih, maka gereja akan menyatakan hidup Tuhan. Yesus berkata, “Sebagaimana Aku mengasihi kalian, hendaklah kalian juga saling mengasihi. Jika kalian memiliki hati yang saling mengasihi, maka kalian akan dikenali sebagai murid-Ku. Jika seseorang memakai tanda salib, tetapi membenci orang lain, iri hati kepada orang lain, membunuh orang lain, apa artinya tanda salib itu? Jika seseorang berkata, aku adalah milik Yesus Kristus, tetapi kemana-mana bertengkar dengan orang lain, kemana-mana tidak bisa menerima kelemahan orang lain, bagaimana ia dapat memuliakan nama Tuhan? Maka hendaklah kita saling mengasihi. Alkitab menulis bukan saja harus memiliki kasih yang mengasihi saudaramu, tetapi juga memiliki kasih yang mengasihi musuh. Banyak orang yang hanya mengasihi orang yang baik kepadanya. Jika seseorang baik kepada saudara, saudara mengasihi dia. Jika seseorang tidak baik kepada saudara, maka saudara tidak mengasihi dia. Jika demikian, saudara tidak bisa menjadi murid Tuhan Yesus. Karena seorang murid Tuhan Yesus harus dengan kasih menghadapi dunia ini. Yesus berkata, “Hendaklah engkau mengasihi musuhmu. Berdoa bagi orang yang menganiaya engkau.” Ini adalah gereja yang diperkenan oleh Tuhan.

Keempat, gereja yang diperkenan oleh Tuhan, adalah gereja yang senantiasa bertumbuh, memiliki hidup berlimpah. Banyak dari kita sejak hari kita diselamatkan, sampai puluhan tahun kemudian, tidak ada pertumbuhan rohani. Selain percaya Tuhan Yesus, menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat, pengenalan saudara terhadap kebenaran di dalam Alkitab tidak mendalam. Kasih saudara kepada Tuhan juga tidak bertambah. Pengertian saudara, perhatian saudara kepada orang lain, kasih saudara kepada orang lain tidak ada pertumbuhan. Gereja yang disukai oleh Tuhan adalah gereja yang senantiasa bertumbuh, gereja yang semakin berlimpah.

Kelima, gereja yang diperkenan oleh Tuhan adalah gereja yang berkembang dan bertambah banyak. Jika anak saudara bertumbuh dewasa, tetapi tidak menikah dan juga tidak melahirkan anak, maka keluargamu akan berhenti pada dirinya, keturunanmu tidak ada lagi. Hidupmu tidak berbuah. Setelah seseorang menjadi dewasa, harus mempunyai hidup yang berlimpah dan harus dapat melahirkan. Dengan demikian bukan saja engkau bertumbuh menjadi lebih matang, menjadi dewasa, juga harus dapat melahirkan. Pendetamu adalah pendeta yang menganjurkan saudara untuk menikah dan melahirkan anak. Jika kita tidak mengabarkan Injil, maka kita telah melakukan dosa yang sangat besar. Jika kita tidak melahirkan, maka hidup kita di hadapan Tuhan memiliki dosa yang berlipat ganda. Kiranya Tuhan berbelas kasihan kepada kita, sehingga bukan saja kita bertumbuh menjadi dewasa, kita juga dapat melahirkan. Gereja-gereja di Eropa hari ini, masa depannya sangat suram. Jemaat mereka tidak bertambah. Jika hal ini terus berlanjut, dalam seratus tahun gereja akan musnah dari dunia ini. Anak-anak dari agama lain akan semakin banyak, lalu kekristenan akan musnah, agama lain tetap ada. Gereja yang seperti ini apakah diperkenan oleh Tuhan? Saya berharap setiap wanita dapat menikah, lalu melahirkan anak. Pernikahan yang engkau rasa tidak puas adalah satu hal, tetapi ketika engkau tidak melahirkan anak, Tuhan tidak merasa puas terhadap itu. Maka saudara harus berdoa, kiranya Tuhan memberkati saudara, dan menaruh hidup baru di dalam keluarga saudara, setiap wanita dapat melahirkan, dan kita membangun keturunan kita. Kita membawa mereka ke hadapan Tuhan. Kita menjadikan gereja terus bertumbuh, menjadi gereja yang diperkenan oleh Tuhan.

Keenam, gereja yang diperkenan oleh Tuhan adalah gereja yang suci dan berkemenangan. Tuhan Yesus berkata, “Aku datang supaya kalian mendapatkan hidup, bahkan hidup yang lebih berlimpah” Meskipun iman kita bertambah, meskipun kerohanian kita bertumbuh, tetapi kita harap dapat melalui hidup yang berkemenangan. Kita tidak bisa membiarkan iblis mengalahkan kita. Kita tidak bisa membiarkan dosa mengalahkan kita. Kita tidak bisa membiarkan kerusakan dunia melampaui kita. Dan kita harus bersandar kepada Tuhan, melalui hidup yang berkemenangan. Mengalahkan nafsu, mengalahkan keserakahan saudara, mengalahkan semua niat jahat di dalam dirimu. Mengalahkan semua iri hati yang ada di dalam hatimu terhadap orang lain. Ketika saudara melalui hidup yang suci, maka saudara akan semakin serupa Tuhan, akan memuliakan Tuhan. Karena kepada orang yang berkemenangan, Tuhan akan memberikan mahkota kepadanya. Orang yang berkemenangan akan duduk bersama Tuhan di takhta-Nya. Apakah saudara sudah diselamatkan? Jangan kira itu sudah cukup. Tuhan ingin gereja yang berkemenangan. Gereja yang berkemenangan lebih maju satu langkah dari gereja yang diselamatkan. Gereja yang diselamatkan berarti keselamatan Tuhan dilakukan atas dirimu. Apakah engkau sudah puas? Tuhan mau saudara berkemenangan, melampaui saudara diselamatkan. Hari ini banyak orang Kristen yang tidak mempunyai pengharapan yang agung, tidak mempunyai idealisme yang agung untuk membangun diri mereka sendiri. Hanya mengira saya sudah diselamatkan, sudah cukup. Saya akan naik ke surga, dan tidak takut turun ke neraka. Maka saudara akan menjadi orang yang egois. Saudara hanya mementingkan diri sendiri. Bukan saja engkau diselamatkan, engkau juga harus berkemenangan. Mengalahkan dirimu sendiri, mengalahkan nafsumu, mengalahkan dosa, mengalahkan pencobaan, mengalahkan dunia ini. Hal apa yang membuat kita dapat mengalahkan dunia ini? Iman kita yang membuat kita dapat mengalahkan dunia ini. Orang Kristen yang berkemenangan adalah orang Kristen yang berkenan di hati Tuhan. Gereja yang berkemenangan adalah gereja yang berkenan kepada Tuhan.

Ketujuh, gereja yang berkenan kepada Tuhan adalah gereja yang dituntun oleh Roh Kudus. Dengan kerelaan mentaati pimpinan Roh Kudus. Seringkali saya berdoa kepada Tuhan, “Tuhan, buatlah kami dapat mengerti rencana-Mu bagi gereja-Mu di masa depan.” Tekad saya ini selamanya tidak akan berhenti. Saya terus memikirkan, apa lagi yang harus dikerjakan oleh gereja kita. Ketika saya menanyakan, apalagi yang harus dikerjakan oleh gereja, saya bertanya dulu kepada diri saya, apa lagi, apa yang belum saya kerjakan? “Tuhan, kekuatan kami sangat terbatas. Tuhan, waktu hamba-Mu sangat terbatas. Tuhan, keuangan kami sangat terbatas. Kami mau lebih mengasihi Tuhan. Kami juga memerlukan pimpinan Tuhan. Apa yang harus kami lakukan?” Hari ini, ketika istri saya masuk ke dalam kamar, hal pertama yang ia tanyakan, “Hari ini adalah kebaktian hari ulang tahun. Berapa banyak yang akan engkau persembahkan?” Istri saya sangat memperhatikan apakah saya memberikan persembahan. Saya berkata, “Hari ini untuk ucap syukur, saya akan mempersembahkan seratus juta rupiah” Setelah saya selesai mengatakan itu, ada satu suara bertanya kepada saya, “Sudah cukupkah?” Hari ini mempersembahkan seratus juta, apakah itu cukup? Saya terus berpikir sendiri, tidak cukup, tidak cukup. Saya masih harus mempersembahkan satu miliar untuk pembangunan universitas kita. Kemudian seratus juta lagi untuk pembangunan gedung-gedung gereja. Dengan sekuat tenaga, dengan segenap hati, saya mau bersusah, supaya rumah Tuhan tidak pernah kekurangan. Kita membangun universitas, membutuhkan dana lebih dari satu triliun, dari mana uangnya? Dari saya, dari saudara. Biarlah setiap orang dengan segenap hati, dengan sekuat tenaga mengasihi Tuhan. Dengan segenap hati mengorbankan diri, dengan segenap hati mencari perkenan Tuhan. Dengan demikian kerajaan Tuhan di dalam dunia dapat berkembang. Dengan demikian kehendak Tuhan dapat digenapi. Jangan omong kosong, jangan melalui hidup yang penuh kekosongan. Kiranya Tuhan menolong kita. Biarlah kita boleh mengasihi Tuhan, dan berkemenangan. Bagaimana Roh Tuhan berkata-kata? Demikian juga kita harus taat kepada-Nya. Gereja bukan hanya sembarangan menjadi gereja di dunia ini, tetapi gereja harus seturut pimpinan Roh Kudus dan taat kepada Tuhan, sehingga dapat menggenapi rencana-Nya. Bolehkah kita puas? Bolehkah kita berhenti? Tidak! Biarlah kita terus melanjutkan bekerja untuk Tuhan. Terus bertumbuh menjadi gereja Tuhan. Kita yang tadinya dari satu gereja, sekarang menjadi gereja yang sedang membangun dua puluh lima gedung gereja, lalu cabang cabang kita masih akan dibangun lagi tujuh belas gedung gereja, semuanya empat puluh dua. Apakah sudah cukup? Tidak! Terus bertambah, bertambah lagi. Saya harap sebelum saya dipanggil Tuhan, gereja, GRII mempunyai seratus cabang. Sekarang kita memiliki sembilan puluh tiga cabang. Jika empat puluh dua gedung gereja ini selesai dibangun, setelah kita menaruh kursi kursi di dalamnya, maka di seluruh GRII, keseluruhannya hanya dapat menampung 42.000 orang. Lalu, kapan itu dimulai? Itu dimulai 37 tahun yang lalu. Awalnya ada berapa orang di sana? Hanya satu orang, yaitu Stephen Tong. Sekarang ada dua puluhan ribu orang. Sampai kita selesai membangun keempat puluh dua gedung gereja nanti, kita akan lebih giat lagi mengabarkan Injil. Sekarang kita memiliki sembilan puluhan cabang, apakah sudah cukup? Tidak! Karena kita tidak mau puas, kita mau terus menuntut diri. Kita akan menjadi gereja yang berkenan kepada Tuhan. Ketika kecil, mama saya berkata, “Engkau harus menolong orang lain. Engkau harus memberi banyak kepada orang lain. Semakin banyak engkau berikan kepada orang lain, Tuhan akan memberikan lebih banyak lagi kepadamu.” Dalam hati saya berpikir, jika Tuhan memberi kepada saya, saya tidak melihatnya. Tetapi ketika saya harus memberikan kepada orang lain, saya harus berkorban banyak, berkorban lebih banyak. Karena kebiasaan ini diturunkan oleh mama saya, memberi dan terus memberi bahkan terus memberi. Apakah sudah memberi menjadi berkurang? Memang berkurang, tetapi karena Tuhan melihat saudara mempunyai kelapangan dada, maka Tuhan akan mengaruniakan anugerah yang lebih besar lagi kepada saudara. Ketika saya kecil, saya tidak terlalu percaya perkataan mama saya. Tetapi saya berdoa kepada Tuhan, “Jika kalimat ini benar, biarlah Tuhan buktikan kepada saya, berikan anugerah-Mu kepada saya. Supaya hamba-Mu ini seumur hidupnya dapat mengkonfirmasi, menyaksikan bahwa Engkau adalah Tuhan yang sejati dan hidup. Tuhan Yesus berkata, “Lebih bahagia memberi daripada menerima” Apakah saudara sudah belajar memberi? Sudahkah saudara belajar menyangkal diri? Tuhan Yesus berkata, “Jika seseorang tidak menyangkal dirinya, dia tidak layak menjadi murid-Ku.” Yesus Kristus bahkan berkata, “Jika engkau hanya memikirkan dirimu sendiri, maka engkau akan semakin miskin” Tuhan Yesus berkata, “Jika engkau memberi kepada yang lain, maka Aku akan memberikan kepadamu.” Khususnya perpuluhanmu yang engkau persembahkan, maka berkat yang Tuhan berikan akan berlimpah dari atas, lebih banyak dari yang di bawah. Apakah yang dimaksud adalah seperti menuang sesuatu dari corong? Setiap corong bagian atasnya besar dan bagian bawahnya kecil. Tetapi Yesus berkata, “Aku akan membalikkannya, di bagian atas kecil dan di bagian bawah mengalir dengan limpah. Tuhan berkata, “Aku akan menjadikan hartamu sedemikian berlimpahnya.” Mengapa hari ini saudara miskin? Karena saudara egois, hanya mementingkan diri sendiri. Belakangan ini, berdagang, usaha dagang di Indonesia sangat sulit. Keadaan ekonomi setiap orang sedang merosot. Tetapi biarlah kita bersandar kepada Tuhan. Jangan berhenti, jangan tidak menyangkal diri.

Kedelapan, Gereja yang diperkenan oleh Tuhan adalah gereja yang giat mengabarkan Injil, supaya orang-orang dapat mengenal Yesus Kristus dan diselamatkan. Gereja yang tidak mengabarkan Injil adalah gereja yang tidak akan diberkati oleh Tuhan. Hari ini banyak gereja yang sudah berhenti. Banyak gereja yang sudah tidak lagi bertumbuh. Banyak gereja yang sedang merosot bahkan musnah. Tahukah saudara, mengapa demikian? Mereka mengira tidak ada masalah apa pun, gereja kami baik-baik saja. Gereja yang tidak diberkati oleh Tuhan, karena mereka tidak mengabarkan Injil. Perhatikan, tidak ada gereja yang mengabarkan Injil yang tidak diberkati oleh Tuhan. Jangan lupa, saudara lebih muda dari saya. Saudara mungkin berusia dua puluh lima, tiga puluhan tahun. Saya sudah delapan puluh enam setengah tahun. Saya lebih tua tiga, empat kali lipat dari saudara. Tetapi saya masih pergi ke tempat-tempat yang sangat kecil, desa-desa yang sepi. Di sana para rekan kita, penatua dan sebagainya, mereka membangun panggung, mengirim semua alat pengeras suara dan saya dengan pesawat tiba ke tempat itu untuk memberitakan Injil. Sampai sekarang, di setiap kota masih ada seribuan, dua ribuan orang yang datang mengikuti kebaktian kita. Kita tidak akan berhenti, karena gereja yang mengabarkan Injil, adalah gereja yang diperkenan dan disukai oleh Tuhan. Gereja yang mengabarkan Injil, adalah gereja yang memuaskan hati Tuhan.

Yang terakhir, kesembilan, gereja yang diperkenan oleh Tuhan adalah gereja yang rela dianiaya, rela menderita demi Tuhan. Adalah gereja yang bersabar sampai akhirnya. Pada abad pertama, bagaimana keadaan orang-orang Kristen yang dianiaya? Ketika orang Kristen diterkam oleh singa, ketika orang Kristen disalib, ketika orang Kristen dibakar sampai mati, penderitaan dan penganiayaan yang mereka alami adalah satu agama yang disampaikan oleh kedua belas murid Tuhan Yesus. Dua ribuan tahun kemudian, agama ini menjadi agama yang dianut oleh begitu banyak orang sampai sekarang. Gereja yang seperti apakah yang diperkenan oleh Tuhan? Yang pertama, mempunyai iman yang ortodoks. Yang terakhir rela dianiaya demi nama Tuhan. Semua syarat ini seturut dengan anugerah Tuhan, akan dicurahkan kepada kita. Kiranya Tuhan memelihara kita, sehingga kita mempunyai kerelaan mau dianiaya, rela menderita demi Tuhan, menjadi gereja yang bersedia bersabar sampai akhirnya. Kiranya Tuhan memberkati kita.

Close
Close Search Window
↑